Oleh: ro3d7 | Desember 31, 2007

menikah.. sakral dan suci

Banyak teman-teman kita menikah tahun 2007 ini, bahkan ketika kak mau menyebrang ke tahun 2008 pun masih berjejer antrian pernikahan kawan-kawan…

Sebutlah nama-nama beken pada masanya, yan ahmad, sandra, ami, yuda, irfan, dan masih banyak lagi.. itu hanyalah contoh kecil, akan menyusul, elwin, diriku, wendy, dan mungkin masih tidak terhitung jari..

Mmm… Menikah… Untuk apa ya..??!!
Suatu kata yang sebenarnya mudah untuk diucap tapi agak berat diungkap, bahkan sampai detik ini pun, diriku masih meraba-raba untuk arti yang satu ini.

terbayangkah…??
kita akan hidup dengan seseorang asing, mencoba masuk dalam berbagai sendi kehidupan kita sampai umur memisahkan, ditambah berbagai karakter keluarga kedua belah pihak yang memiliki keunikan masing-masing. Fwuuh.. cukup menegangkan bila terlalu banyak dipikirkan ya..!!

Barangkali, kita menikah karena ingin memenuhi kebutuhan biologis, sebut saja kebutuhan seksual, wajar kan !! berarti kita normal alias sehat walafiat. kedua, barangkali kita ingin punya keturunan, alias anak. Menurut cerita sebagian orang yang telah menikah, (-pa danang; temen kantor) anak sungguh anugerah yang luar biasa, obat terbaik di saaat kita sedih bahkan disaat kita berada pada puncak stress, senyumannya itu… waw luar biasa. kedua tujuan tadi secara lumrah diinginkan semua orang yang menikah, sangat normal bahkan wajar sekali..

Sakinah mawaddah warohmah…
Binatang (istilah kalo lg meeting-maaf) apakah yang satu ini ?
setelah kita mendapatkan kebutuhan seksual, punya anak, apa lagi ?? Cukupkah itu ?! Entahlah… Kita sama-sama tidak tahu, barangkali hanya disisi teori saja, belum pada tataran experiencial knowledge, atau ainul yaqin bahkan haqqul yaqin dalam versi agama kita.

Pernahkan kita melibatkan agama sebagai pondasi bagi pernikahan kita,  barangkali itu penting, karena menurut diriku, pernikahan tidak selesai di dunia saja, saya bekeyakinan pernikahan ini akan terus berlanjut di dunia setelah ini (akhirat-red). sehingga sakinah mawaddah warohmah secara sederhana dapat diartikan satu ramuan mujarab untuk menemukan pernikahan sepanjang masa bahkan pernikahan yang tidak luntur oleh masa.

Wallohu’alam
insya alloh bersambung

ditulis karena terinspirasi teman-teman yang telah menikah dan akan menikah
semoga bermanfaat, khusus bagi yang sudah dan akan menikah
salam
rudi sopiana


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: